BERITA DAERAH

Kenaikan Capaian Pajak Daerah Sebesar Rp. 5,4 Miliar Tahun 2021 Dibanding Tahun 2020

            Pencapaian realisasi pajak daerah telah memasuki triwulan II atau periode semester I ditahun 2021. Realisasi capaian pajak daerah tahun 2021 triwulan II atau semester I adalah sebesar Rp 33.900.925.898,80 dari target pajak daerah sebesar Rp 77.755.000.000,00. Dalam hal ini, pencapaian realisasi pajak daerah tahun 2020 adalah Rp 28.488.762.402,60 dari target pajak daerah sebesar Rp 96.500.000.000,00 yang telah dicapai pada triwulan II atau semester I tahun 2020.

            Perbandingan capaian realisasi pajak daerah antara tahun 2021 dengan tahun 2020 diperiode triwulan II atau semester I mengalami kenaikan sebesar Rp 5.412.163.496,20 atau 19,00%.

            Realisasi pajak daerah tahun 2021 periode triwulan II atau semester I mengalami kenaikan yaitu pada sektor pajak hotel, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 121.062.826,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 165.853.100,00 atau meningkat sebesar Rp 44.790.274,00 dengan persentase 37%. Pajak restoran, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 727.151.990,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 1.100.177.628,00 atau meningkat sebesar Rp 373.025.638,00 dengan persentase 51.30%. Pajak reklame, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 541.210.455,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 830.690.098,00 atau meningkat sebesar Rp 289.479.643,00 dengan persentase 53.49%. Pajak Mineral bukan Logam dan Batuan, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 118.136.824,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 176.507.600,00 atau meningkat sebesar Rp 58.370.776,00 dengan persentase 49.41%. Pajak Parkir, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 81.733.202,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 128.666.400,00 atau meningkat sebesar Rp 46.933.198,00 dengan persentase 57.42%. Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 5.495.483.650,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 9.900.333.755,00 atau meningkat sebesar Rp 4.404.850.105,00 dengan persentase 80.15%. PBB Pedesaan Perkotaan, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 4.580.226.640,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 5.275.344.309,00 atau meningkat sebesar Rp 695.117.669,00 dengan persentase 15.18%. Pajak Air Tanah, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 1.802.762.593.60 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 2.311.434.151.80 atau meningkat sebesar Rp 508.671.558,20 dengan persentase 28.22%.

            Sedangkan realisasi pajak daerah yang mengalami penurunan periode triwulan II atau semester I tahun 2021 dibandingkan dengan periode triwulan II semester I tahun 2020 adalah  Pajak Hiburan, capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 452.100.030,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 76.639.810,00 atau menurun sebesar Rp 375.460.220,00 dengan persentase 83.05%. Pajak Penerangan Jalan (PPJ), capaian semester I tahun 2020 sebesar Rp 14.568.894.192,00 dan untuk capaian semester I tahun 2021 sebesar Rp 13.935.279.047,00 atau menurun sebesar Rp 633.615.145,00 dengan persentase 4.35%.

"Kepala

            Kenaikan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak parkir disebabkan oleh adanya pemasangan Tapping Box yang telah digunakan secara maksimal, kenaikan pajak PBB pedesaan perkotaan, pajak air  tanah, pajak mineral bukan logam dan batuan dan pajak reklame disebabkan oleh adanya kerjasama dan kerja keras antara Ka. UPTD dengan Bappenda Kab. Asahan, kenaikan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) disebabkan oleh banyaknya dari masyarakat yang mengurus sertifikat tanah dan PT Inti Palm Sumatera adalah salah satu wajib pajak yang membayar pajak BPHTB terbesar sampai dengan triwulan II atau semester I tahun 2021. Sedangkan penurunan pajak hiburan disebabkan oleh pandemi covid 19 yang mengakibatkan banyaknya tempat hiburan yang tutup sementara.

            “Kepada Ka. UPTD Penagihan Pajak Daerah Dimasing-masing Kecamatan Untuk Meningkatkan Pelayanan Dan Penagihan Pada Masing-Masing Wajib Pajak“ demikian disampaikan Bapak Drs. Sorimuda Siregar selaku kepala Bappenda Kab. Asahan.