BERITA DAERAH

Dukung New Normal, Bappenda Kab. Asahan Melakukan Pembagian Masker Kepada Seluruh Pegawai/Staf Bappenda Kab. Asahan

(Kamis, 18/06/2020) Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kab. Asahan saat ini menerapkan sistem kerja baru melalui Tatanan Normal Baru atau “New Normal”. Tatanan normal baru bagi seluruh Pegawai/Staf Bappenda Kab. Asahan tersebut dipastikan tidak akan mengganggu pekerjaan dan pelayanan publik. 

Kepala Bappenda Kab. Asahan mengatakan sistem kerja baru dilakukan dengan mengoptimalkan layanan masyarakat pada berbagai sektor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dalam menjalani sistem kerja baru, setiap Pegawai/Staf Bappenda Kab. Asahan wajib menggunakan masker saat work from office (WFO), menjaga jarak atau social/physical distancing saat bekerja dan menerapkan perilaku sehat di kantor. 

Selain itu, Bappenda Kab. Asahan juga melakukan penyemprotan disinfektan di area kerja dan publik, mewajibkan memakai masker bagi Pegawai/Staf Bappenda Kab. Asahan dan masyarakat/Wajib Pajak yang memasuki ruangan Pelayanan Pajak Daerah, menyediakan fasilitas hand sanitizer dan tempat cuci tangan disetiap pintu masuk, dan melakukan pengecekan suhu badan di pintu masuk.

"Tujuan adaptasi ini agar tetap produktif dan aman, dengan cara menerapkan protokol-protokol pencegahan Covid-19,"  kata Kepala Bappenda Kab. Asahan.

Untuk mendukung penerapan New Normal, hari ini (18/06) Bappenda Kab. Asahan membagikan masker secara gratis kepada seluruh Pegawai/Staf, UPTD Penagihan Pajak Daerah, dan Ka. TU Penagihan Pajak Daerah Bappenda Kab. Asahan. Kepala Bappenda Kab. Asahan mengatakan hal ini dilakukan terutama untuk melindungi seluruh Pegawai/Staf Bappenda Kab. Asahan dari penularan Covid-19, karena pelayanan kepada masyarakat/Wajib Pajak tidak boleh terganggu.

Kepala Bappenda Kab. Asahan menghimbau kepada seluruh masyarakat/Wajib Pajak dapat membantu Pemerintah Daerah untuk menerapkan New Normal dengan cara disiplin dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Karena kesadaran dan kedisiplinan masyarakat menjadi kunci untuk menyelamatkan Indonesia dari pandemi Covid-19.