(Jum’at, 03/06/22) Pemerintah Kab. Asahan melalui Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Bapak Drs. Sorimuda Siregar hadiri Monitoring dan Evaluasi Partisipasi TP2DD dalam Championships TP2DD Tahun 2022 di Kantor Bappenda Kab. Asahan yang di gelar oleh Bank Indonesia Pematangsiantar secara virtual.
Monitoring dan evaluasi ini dilakukan dalam rangka tindaklanjut Surat Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian selaku Ketua Pelaksana Satgas P2DD Nomor : EK.3.5/127/D.I.M.EKON/05/2022 Perihal Perubahan Batas Akhir Pengumpulan Dokumen Evaluasi Kinerja (Championships) TP2DD Tahun 2022. Dan tindaklanjut Surat Bank Indonesia Pematangsiantar Nomor : 24/238/Pms-UIKSPPUR/Srt/B Perihal Monitoring dan Evaluasi Partisipasi TP2DD dalam Championships TP2DD Tahun 2022.
Pimpinan Bank Indonesia Pematangsiantar, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Syafitri selaku direktur mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sarana koordinasi dalam pengumpulan data dan dokumentasi pendukung dalam rangka pelaksanaan Championships TP2DD Tahun 2022.
Pada kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut Bappenda Kab. Asahan menyampaikan hingga kini (03/06/22) dalam pengisian data dan dokumentasi pendukung Championships TP2DD Tahun 2022 sudah mencapai 80%. Dalam hal pengisian data di website P2DD, Bappenda Kab. Asahan tentunya memiliki antusias yang luar biasa. “Penyusunan Road Map ETPD atau peta jalan sudah dilakukan dan akan segera dibuat Surat Keputusan Bupati pada tahun ini. Kab. Asahan juga sudah mengadakan sosialisasi dan implementasi pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah secara non-tunai dengan menggunakan QRIS”, ungkap Kepala Bappenda Kab. Asahan dalam evaluasi tersebut.
Dengan demikian, monitoring dan evaluasi ini dilakukan dalam rangka mengakselarasi digitalisasi daerah melalui TP2DD. “Adanya koordinasi yang berkesinambungan ini untuk mengetahui perkembangan dan kendala yang dihadapi oleh setiap anggota Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD),” ungkap pak Chobi selaku staff di Bank Indonesia Pematangsiantar.